Wanita Petarung

Sesuai judul, saya ingin berbagi kesan terhadap beberapa seri manga/anime/novel dengan tokoh utama wanita petarung. Entah kenapa “fighter women” itu tampak keren dan seksi di mata saya😳:mrgreen:. Tentu saja, genre dari anime/manga/novel ini adventure fantasy, yang paling memungkinkan munculnya karakter wanita petarung:mrgreen:

World Destruction – Sekai Bokumetsu no Rokunin (anime)

Anime ini diangkat dari game untuk Nintendo DS keluaran Sega berjudul “Sands of Destruction (World Destruction – Michibikareshi Ishii)”, dikerjakan oleh Production I.G. dan tayang pada musim panas tahun lalu di Jepang.

Menceritakan Morte Asheera, seorang wanita manusia pengembara yang berniat untuk menghancurkan dunia dengan sebuah benda bernama “Destruct Code” yang konon mempunyai kekuatan untuk menghancurkan dunia, hanya belum diketahui bagaimana cara mengaktifkannya. Dunia yang menjadi latar World Destruction ini berada dalam kondisi manusia dijajah oleh ras hewan berakal yang disebut “Feral”, dan bumi diselimuti oleh lautan pasir di permukaannya. Morte, yang bersenjatakan semacam bumerang raksasa, memiliki ambisi untuk menghancurkan dunia yang dihuni oleh Feral karena di masa lalu adiknya tewas dalam suatu pertempuran antara manusia-Feral. Dia adalah anggota satu-satunya dari World Destruction Committee yang bertujuan menghancurkan dunia dan merupakan buronan nomor satu oleh para Feral. Morte kemudian bertemu dengan Kirie Illnis, seorang manusia yang terkesan penakut dan pengecut😆, dan Toppi Topran, seekor Feral dari ras beruang (yang tampilannya mirip teddy bear :lol:) yang berprofesi sebagai pemburu hadiah. Mereka berdua akhirnya (dipaksa :P) menjadi anggota World Destruction Committee.

Secara keseluruhan temanya umum, khas RPG, beberapa orang membentuk party untuk kemudian bertualang. Jalan cerita juga standar saja, sudah umum dan rada mudah ditebak. Humor-humor yang bertebaran lumayan menghibur sih, apalagi meskipun tidak sampai membuat tertawa terbahak-bahak. Mungkin disain karakter yang menurut saya menjadi poin plus, khas shonen:mrgreen:. Dan, yang membuat saya tertarik tentu saja karakter Morte (seiyuu-nya Sakamoto Maaya) yang menurut saya keren pisan, galak-galak cool gimanaaa gitu:mrgreen:😆

Claymore (manga – anime)

Manga ini dibuat oleh Norihiro Yagi, diterbitkan mulai bulan Mei 2001 dan masih berlanjut sampai sekarang, terakhir sampai volume 17. Di Indonesia diterbitkan oleh Elex Media Komputindo dan baru sampai volume 14. Pada tahun 2007 anime-nya yang diproduksi oleh studio Madhouse tayang dari bulan April sampai September sepanjang 26 episode. Secara umum alur cerita antara manga-anime sama sampai episode 24, hanya di 2 episode terakhir anime-nya mengambil ending yang berbeda (jelas karena manga-nya belom tamat :lol:)

Dunia di Claymore berlatar seperti abad pertengahan, di mana terdapat makhluk yang disebut Yoma, yaitu semacam iblis yang memakan organ dalam manusia. Manusia tidak berkutik karena secara kekuatan yoma jauh lebih kuat dibandingkan manusia. Untuk melawan yoma, dibentuklah sekumpulan prajurit wanita yang merupakan separuh yoma separuh manusia. Hanya wanita yang bisa ditransplantasikan kepala yoma untuk menjadi prajurit tangguh yang mampu bertarung melawan yoma tersebut. Ciri khas prajurit wanita itu adalah memiliki rambut dan mata yang berwarna keperakan dan menggunakan pedang besar sebagai senjata, sehingga oleh masyarakat menyebut mereka “Claymore, Penyihir Wanita Bermata Perak“. Untuk menyewa seorang prajurit claymore, sebuah desa harus mengeluarkan bayaran yang cukup mahal, ditambah dengan unsur separuh yoma di tubuh mereka, kebanyakan masyarakat benci-benci-butuh terhadap keberadaan prajurit wanita tersebut.

Clare, salah seorang claymore, sedang bertugas ke sebuah desa untuk membasmi yoma. Di desa tersebut dia bertemu dengan Raki, bocah manusia yang ternyata kakaknya adalah yoma yang menyamar. Seluruh keluarga Raki telah dimakan oleh yoma tersebut, dan ketika yoma itu sudah terbantai oleh Clare, penduduk desa menolak mengurus Raki karena keluarganya terjangkit yoma. Akhirnya Clare membiarkan Raki mengikutinya mengembara keliling benua untuk melaksanakan tugas membunuh yoma. Sepanjang perjalanan mereka bertemu dengan berbagai tipe yoma, dijelaskan pula alasan dari Clare menjadi prajurit claymore, serta berbagai intrik yang terjadi di dalam organisasi itu sendiri.

Yang membuat saya tertarik menonton adalah setting cerita yang bergaya Eropa abad pertengahan, dan (tentu saja) tokoh utama cewe jagoan yang cool:mrgreen:. Jalan cerita cukup serius dan kelam, hampir tidak ada humor. Adegan action juga tergambar lumayan rapi, khas manga shonen😉. Mungkin bagi anda yang tertarik dengan jalan cerita yang rada-rada angst gitu, silakan baca manga-nya atau tonton anime-nya😉

Seirei no Moribito / Moribito, Guardian of The Spirit (novel)

Novel karya Naoko Uehashi ini adalah seri pertama dari 10 seri Moribito karyanya. Diterbitkan pada tahun 1996 sebagai bacaan anak-anak, tetapi juga memiliki banyak penggemar dewasa. Pada tahun 2007 novel  ini diterbitkan ulang dalam format bunkobon. Di Indonesia novel ini diterbitkan oleh Penerbit Matahati pada bulan November 2009 kemarin.

Pada bulan April 2007 novel ini diangkat menjadi anime oleh Production I.G. sepanjang 26 episode. Konon kabarnya terdapat banyak perbedaan antara versi manga dan versi anime, tapi karena saya belum menonton anime-nya, maka saya belum bisa berkomentar mengenai animenya, yang saya bahas novelnya saja:mrgreen:. Gambarnya aja yang diambil dari animenya😛 hehe…

Latar cerita adalah dunia antah berantah di mana dunia kasat mata dan dunia tak kasat mata berjalan beriringan. Di sebuah benua terdapat kerajaan yang bernama New Yogo, yang dihuni oleh orang-orang Yogo, yang merupakan suku pendatang, dan orang-orang Yakoo, yang merupakan penduduk asli daerah tersebut. Chagum, pangeran New Yogo yang masih berusia 10 tahun, mengalami “kecelakaan” yang disinyalir sebagai percobaan pembunuhan di sebuah jembatan.  Balsa, seorang wanita ahli tombak dari negeri Kanbal yang kebetulan lewat, berhasil menyelamatkan jiwa sang pangeran. Ternyata di dalam tubuh Chagum terdapat sebuah makhluk dunia tak kasat mata yang belum diketahui kejelasannya. Karena dianggap aib dan mebahayakan stabilitas negara jika diketahui sang pangeran kesurupan, maka Chagum beberapa kali telah dicoba untuk dihabisi dengan disamarkan sebagai kecelakaan. Oleh ibu Chagum yang merupakan permaisuri kedua, Balsa disewa sebagai pengawal pribadi Chagum yang nyawanya beberapa kali terancam. Kemudian Balsa dan Chagum harus melarikan diri dari lingkungan kerajaan, dan menghadapi , dan menghindari, kejaran para Pemburu yang diutus oleh ketua Penafsir Bintang kerajaan New Yogo. Ketua penafsir bintang sendiri berfungsi sebagai penasihat spiritual merangkap perdana menteri bagi kerajaan New Yogo. Cerita berlanjut dengan masa-masa persembunyian Chagum bersama Balsa di hutan dan gua selama musim dingin, dan musuh lain yang mengincar Chagum selain dari pihak istana New Yogo, dan pengungkapan berbagai misteri dunia tak kasat mata yang berjalan berdampingan dengan dunia kasat mata.

Jalan cerita cukup lumayan, tidak terlalu berat tidak terlalu enteng, dan tidak terlalu sulit dicerna. Yang menarik terdapat manuver politik yang sepertinya cukup sering dilakukan juga di dunia nyata, terkait dengan mitologi dan legenda. Istilah-istilah dan karakter-karakter di dunia “Moribito” dijelaskan di halaman tersendiri di bagian akhir novel ini. Dan pada catatan penulis dijelaskan bahwa ide awalnya dari adegan seorang wanita menggandeng seorang bocah di sebuah film yang dia sendiri lupa judulnya😆. Dalam hal ini, saya sependapat dengan sang pengarang bahwa adegan seperti itu bisa menghasilkan cerita wanita pengelana menggandeng tangan seorang bocah di sebuah dunia antah berantah:mrgreen: *dasar anekon*😆

..

gambar diambil dari sini, sini, dan sini😉

Sands of Destruction

17 Responses to “Wanita Petarung”


  1. 1 nahdhi December 28, 2009 at 06:22

    PERTAMAxxx….. (semoga)
    Animania nih….🙂

  2. 2 TamaGO December 28, 2009 at 09:20

    bagaimana dgn Canaan? banyak wanita petarungnya juga tuh😀

  3. 3 Arm Kai December 28, 2009 at 14:03

    @ nandhi :
    yaya, kayaknya pertamina bakal seneng nih banyak kaskuser yg mempromosikan produknya secara gratis😆🙄
    ___

    @ TamaGO :
    Canaan ya… (thinking)
    ada file-nya sih, baru nonton 2 episode😛
    yg saya bahas di atas kan yg genre-nya adventure-fantasy gitu, kalo Canaan kan di Shanghai ya setting-nya? CMIIW
    tapi kayaknya ketimbang Canaan lebih sangar Black Lagoon ya?🙄😛

  4. 4 Felicia December 28, 2009 at 14:23

    hmmm…
    bagaimana kalau Fate-Stay Night?
    atau Sailor Moon?
    Wedding Peach?
    Pretty Cure?
    Tokyo Mew Mew?
    *ngaco*
    *ditendang keluar*
    etapi yang Fate-Stay Night beneran bagus loh😀

  5. 5 Mizzy December 28, 2009 at 17:26

    Di Moribito saya tersentuh dengan endingnya, maknanya lumayan dalem juga ya meskipun bacaan buat anak-anak:mrgreen:

  6. 6 Arm Kai December 29, 2009 at 12:55

    @ Felicia :
    hmm.. kalo Fate lumayan juga, bagus kok, sayang dulu ga sempat mainin game-nya😈
    tapi sempat mainin Utawarerumono😈

    dari contoh2 genre maho shoujo gitu, saya masih penasaran ama Nanoha nih, baru nonton 3-4 episode:mrgreen:
    ___

    @ Mizzy :
    hehe, saya jadi penasaran ama anime-nya:mrgreen:
    dan penasaran juga ama seri2 Moribito lainnya:mrgreen:

  7. 7 Idub December 29, 2009 at 18:20

    karena saya tidak mengikuti manga dan anime
    saya tanya ini saja :

    Bagaimana dengan Mantili dan Lasmini?

    :ngacir:

  8. 8 Mrs.Prast December 30, 2009 at 11:31

    ga banyak baca komik atau nonton anime🙄

    setuju sama Felicia, Wedding Peach ama Sailormoon kan banyak cewe petarungnya😆 tapi yang berkesan itu Fate, sampe naksir sama Saber😳

    • 9 mauritia December 30, 2009 at 12:29

      haha.. sama.
      wanita petarung yang saya kenal juga cuma Wedding Peach, Sailormoon, Magic knight Rayearth.. debu-debu berterbangan, warna merah di angkasaa~..
      Claymore di tempat komik online langganan saya baru ampe vol 16. kapan-kapan coba ikut baca dehh..😀

  9. 10 Arm Kai December 30, 2009 at 16:24

    @ Idub :
    Mantili dan Laksmini saya kurang tau😛.
    Bagaimana kalo Srikandi saja?:mrgreen:. Dia terlahir sebagai perempuan, putri Drupada (ayah Drupadi), yang berarti adik ipar para pandawa, sebagai reinkarnasi Dewi Amba yang menyimpan dendam kepada Bhisma. seiring dia tumbuh dewasa, secara ajaib kelaminnya berubah menjadi laki-laki, dan dia mengambil sebuah kalung bunga yang dulu diletakkan oleh Dewi Amba untuk ditujukan kepada ksatria yang bisa membunuh Bhisma😉.
    Ketika perang Bharatayuda hari ke-10, Krishna dengan licik lihai bertukar tempat dengan Srikandi sebagai kusir kereta Arjuna, dan ketika mereka menghujani Bhisma dengan panah, Bhisma yang tahu kalo Srikandi terlahir sebagai perempuan memegang sumpah Ksatria-nya untuk tidak melawan wanita, terhujam ratusan anak panah dari Srikandi dan Arjuna. Di ambang kematiannya, Bhisma mencabut anak panah yang paling dalam menancap di tubuhnya (tidak jelas dari Srikandi atau Arjuna) dan berteriak, “Ini anak panah Arjuna!” dan kemudian roboh🙂
    ___

    @ Mrs.Prast :
    itu bukan cewe2 petarung, tapi cewe2 penyihir, genre-nya kan “mahou shoujo”🙄
    kalo dari Fate, saya lebih suka Rider😳
    ___

    @ Mauritia :
    Claymore bagus lho, recomended😉
    saytang masih on going

  10. 11 Kurotsuchi December 31, 2009 at 21:10

    this:

    Entah kenapa “fighter women” itu tampak keren dan seksi di mata saya

    statemen yang oke juga😆 mangkanya menurut ane go-go yubari (kill bill vol.1 yang diperanin sama chiaki kuriyama) sama ran-fun (hagaren) itu keren and soooo tempting:mrgreen:

    sayang sekali, ente tidak membahas sedikitpun soal QB di sini…😦 sepertinya ada hubungannya dengan soal genre:

    Tentu saja, genre dari anime/manga/novel ini adventure fantasy

    genre H sama E di verboden ya? :p

  11. 12 Snowie January 1, 2010 at 13:29

    Entah kenapa “fighter women” itu tampak keren dan seksi di mata saya

    Kalau saya, entah kenapa cowok Jenius terlihat cool di mata saya.😀 Walaupun kebanyakan dari cowok pinter itu rada witty.😛

  12. 13 Asop January 1, 2010 at 14:35

    Ah, saya suka anime buatan studio BONES ama Production I.G… Entah kenapa animasinya memuaskan mata…. ^_^

  13. 15 jensen99 January 2, 2010 at 18:54

    Setelah dua hari mikir, saya masih saja gak tau mau komen apa disini. Belum pernan nonton/baca satupun diatas, juga gak inget kalo pernah baca kisah fantasy-adventure yang main chara-nya cewek.😕 apa yaa..?🙄
    Kalo sekedar fighter women, cewek2 di Mahou Sensei Negima masih jadi favorit saya sementara ini. Dari vampir sampai sniper ada soalnya. Komplet!😆

    BTW, met tahun baru!😉

  14. 16 Zephyr January 8, 2010 at 19:37

    wanita petarung?

    Xena : the Warrior Princess, Karakter The Bride di Kill Bill, atau Alice di Resident Evil

    Ga mesti dari anime kan?😆

  15. 17 andyan January 13, 2010 at 09:42

    claymore is the best!!!!
    *baca manganya dan langsung jatuh cinta*


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s





%d bloggers like this: