Jenderal Huo

Di suatu jaman di China kuno…

Enam orang murid sedang berjalan dalam perjalanan menuju ibu kota untuk mengikuti ujian negara. Ketika mereka berjalan di sepanjang Sungai Bian pada suatu sore, tiba-tiba selusin perampok muncul dari semak-semak dan mengepung mereka. Para murid ketakutan. Tetapi salah seorang murid yang tinggi dan kuat serta pandai bergulat, yang dijuluki Jenderal Huo, maju menghadapi para perampok.
Huo meminta teman-temannya tidak panik dan tetap berdiri di situ sementara dia sendirian menghadapi para perampok itu. Huo bertarung tanpa rasa takut, dia memukul lutut para perampok itu dengan tongkat dan mematahkan kaki mereka. Tak lama berselang semua perampok itu terkapar di tanah.
Para murid kemudian melaporkan hal itu ke kantor polisi terdekat yang terletak beberapa mil dari situ. Ketika polisi sampai di tempat itu, kebanyakan perampok masih terkapar dan mengeluh kesakitan.
Kelima murid yang lain sangat berterima kasih kepada Huo. “Terima kasih banyak! Jika anda tidak bersama kami, kami bakalan celaka.”
“Tidak juga,” jawab Huo. “Jika saya sendirian, saya mungkin tidak akan menang. Dengan keyakinan kalian berdiri di belakang saya, saya menjadi tidak perlu khawatir akan apa yang ada di belakang saya. Dan meskipun kalian tidak ikut berkelahi, keberadaan kalian memberi banyak keberanian pada diri saya. Itulah sebabnya saya dapat mengalahkan mereka.”

Kisah itu saya ambil dari buku Kisah-Kisah Kebijaksanaan China Klasik karya Michael C. Tang (gramedia). Perkataan Huo menjelaskan apa yang menyebabkan berpengaruhnya faktor kandang-tandang dalam pertandingan olahraga, dan pentingnya teman dalam negosiasi bisnis.
Tetapi, baru-baru ini ketika saya nonton Thomas & Uber Cup di TV, salah satu komentator yaitu bung Ricki Subagja (idola saya jaman SD dulu😀 ) menyatakan bahwa suporter bisa menjadi penyemangat, tetapi bisa juga menjadi beban mental bagi si atlet yang didukung. Nah lo…

Apapun itu, terus terang saya memang merasa lebih nyaman melakukan sesuatu yang penting jika bersama dengan orang lain (biasanya yang cukup ahli di bidang itu😀 bawaan tipe 5 eneagram nih)

3 Responses to “Jenderal Huo”


  1. 1 Arm February 16, 2009 at 06:22

    nyundul postingan lama, jadi inget pas dulu beli hape minta ditemenin😆

  2. 2 Rukia May 19, 2009 at 10:38

    saya pun senang jika ada yang menemani, hanya saja ada saat dimana kita harus sendirian menghadapi sesuatu😛

  3. 3 Arm May 22, 2009 at 23:06

    ^ haha.. intinya beberapa hal memang harus dikerjakan sendiri, tapi banyak hal yg dapat dikerjakan bersama-sama😉


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s





%d bloggers like this: