Goonies dan Nostalgila

Ketika melihat-lihat isi file lama di komputer saya, saya menemukan file emulator nintendo dan banyak game-game nintendo jadul. Salah satunya adalah The Goonies. Game ini dirilis di tahun 1986 untuk platform nintendo, dan dibuat berdasarkan film dengan judul sama yang dirilis di tahun 1985. Kebetulan, di folder saya yang lain juga ada file film tersebut dalam format avi :mrgreen:

Saya bukan mau membahas game ataupun film tersebut. Mengenai game-nya, cukuplah dikatakan bahwa game ini ber-genre adventure dan lumayan susah (oke, saya bukan gamer :P), ditambah lagi seperti game nintendo kebanyakan, tidak disediakan save point di berbagai tempat sehingga kalau mati terus sampai “nyawa”-nya habis otomatis harus mengulang dari awal :P. Mengenai film-nya, ada teman saya yang sudah membahas film tersebut di sini dan di sini. Saya hanya mau sedikit bernostalgila dengan game dan film tersebut, dan berbagi sedikit trivia :mrgreen:

Saya pertama kali kenal game ini ketika masih SD, di konsol nintendo di rumah nenek saya :mrgreen: . Saat itu kalau lebaran tiba dan seluruh saudara mudik ke rumah nenek saya, biasanya kami (saya dan sepupu-sepupu saya) berebut untuk main nintendo :lol: . Biasanya kami berkompromi untuk bergantian main. Nah, game The Goonies ini termasuk yang dilarang untuk dimainkan, karena selain dimainkan sendirian (tidak bisa berdua) biasanya matinya lama sehingga yang lain keburu bosan :P . Tapi karena memang saya tertarik dengan game tersebut, tentu saja saya tetep pengen memainkannya. Biasanya saya akalin dengan bangun paling pagi sebelum sepupu-sepupu saya bangun dan memainkan game tersebut sepuasnya sendirian :mrgreen: . Sialnya selama main di rumah nenek saya saya belum pernah tamat sekalipun, dan baru tamat ketika saya (lebih tepatnya teman saya) memainkannya di rumah teman saya :P

Sedangkan pertama kali saya menonton filmnya, juga ketika SD. Saya ingat, saat itu diputar di Indosiar hari Sabtu jam sepuluh malam. Mengingat saat itu saya masih SD, normalnya saya ngga bakal dijinkan untuk menonton TV sampe malem oleh orangtua saya. Tetapi saya nekat, dan karena malam minggu maka alasan saya untuk begadang lebih kuat dan ibu sayapun akhirnya mengijinkan :P. Waktu itu saya tidak begitu memperhatikan gambar maupun detilnya karena terlalu fokus pada cerita. Tetapi ketika beberapa waktu lalu menonton ulang, saya baru menyadari betapa 80-an-nya film ini :lol: . Mulai dari model rambut karakter cewe, model jaket, musik, sampai pengambilan gambar yang kadang ngga fokus (2 orang berhadapan, tapi fokus kamera di tengah-tengah keduanya, sementara 2 orang tersebut hanya tersorot separuh :P biasanya umum dijumpai di film-film Indonesia jaman Barry Prima dan Suzanna :P). Tapi ngga begitu bermasalah buat saya, karena yang penting spirit Goonies tetap merasuk ke dalam jiwa saya :cool: *ditimpuk*

Gara-gara film The Goonies itulah ketika SD dan SMP saya rada tergila-gila dengan petualangan mencari harta karun *sekarang juga masih ding*. Pernah suatu ketika salah seorang teman saya menyimpan “harta” di berbagai tempat di komplek tempat tinggalnya dan membuat peta untuk menemukannya. Tentu saja saya sangat bersemangat mencarinya :D dan meskipun “harta”-nya hanya berupa beberapa duit 500 dan 1000-an (waktu itu lumayan buat jajan :P) tapi saya tetap menikmatinya dan tak lupa berterimakasih kepadanya :mrgreen: . Sisi petualangan lainnya terjadi di masa SMP, ketika saya pergi ke sekolah dengan bersepeda. Biasanya sepulang sekolah saya dan teman-teman yang rumahnya sejalur menjelajah berbagai gang sempit sepanjang perjalanan pulang. Saking bersemangatnya pernah suatu ketika saya tercebur ke dalam got besar ketika menyeberangi sebuah jembatan kecil. Alhasil saya pulang dalam kondisi basah kuyup :oops: . Oleh teman saya gang tersebut secara informal dinamai “gang cegur” untuk mengenang peristiwa tersebut :lol:

Jika Anda perhatikan, pemeran Mikey di film The Goonies adalah Sean Astin yang di tahun 2000 berperan sebagai Samwise, hobbit teman Frodo dalam trilogi Lord of The Rings. Selain itu, seperti sudah dibahas oleh teman saya di sini, film ini menjadi inspirasi band The Ataris dalam membuat albun dan lagu So Long Astoria. Maka sayapun sedikit ketularan beraliran sedikit nge-punk dengan mencoba mendengarkan lagu-lagunya :mrgreen: . Ada juga band Scotland bernama The Fratellis yang sepertinya terinspirasi dari nama keluarga penjahat yang juga memburu harta karun dalam film The Goonies :mrgreen: . Lagi-lagi saya iseng mencari lagu-lagunya, dan kebetulan banyak yang masuk selera saya :mrgreen: (Britania rules the wave :cool: )

Kalau diperhatikan lagi, dalam film The Goonies ini para tokohnya benar-benar kosmopolit :D. Ada Chunk yang keturunan Yahudi (mengingat dia merayakan Hanukah), Mouth yang keturunan Perancis (sepertinya, dari nama keluarganya “Deveraux”), Data yang keturunan China (atau Vietnam atau Korea, ngga begitu jelas :P), para penjahat The Fratellis yang keturunan Italia, sampai si pembantu Rosalita yang orang Hispanik-Meksiko :mrgreen: . Hehe.. yang begitu sih sudah sewajarnya ya di Amerika ^^’

Yak.. begitu saja kesan dan nostalgila saya bersama Goonies. Mungkin saja ada di antara Anda sekalian yang memiliki nostalgila serupa? ^^’

p.s. tadinya saya mau naroh gambar skrinsyut dari game nintedo jadul tersebut, tapi ternyata susah meng-capture gambar dari emulator :| jadi ya terpaksa kali ini tanpa gambar ^^

About these ads

28 Responses to “Goonies dan Nostalgila”


  1. 1 kucingkeren July 24, 2009 at 18:36

    wehhh ga gaptek nitendo… mampir aja deh.. say hi… :-)

  2. 2 potato July 24, 2009 at 23:52

    Karena ga ada gambarnya dan saya udah keburu pengen liat Sean Astin kecil, akhirnya googling deh :|

    [soktau]
    Saya mengambil kesimpulan kalau film ini sangat berperan dalam hidup Arm, dari mulai musik sampai hobi berburu harta karun.

    Mungkin kalau dulu Arm nontonnya Titanic, sekarang pasti berniat naik kapal super besar dan bertemu cewek cantik :P
    [/soktau]

    Masih ada filmnya ga? Pinjem dong. Mau liat Sean Astin :mrgreen:

  3. 3 geulist133 July 25, 2009 at 01:10

    Kalo sekarang Harta karunnya apaan neh?
    Jyahahahhahaha, aku gak ada maianna begitu, kalo dulu main chip chalenge (ntah la tulisannya gimana) :)

  4. 4 Idub July 25, 2009 at 09:47

    hahaha.. aku terkenal.. aku terkenal.. haha *stress*

    dibahas juga ya.. tapi “gang cegur” tuh sebelah mana ya? bukannya kita waktu SMP pulang naik sepeda bareng2 terus (+butong+beberapaoranglainnya.. haha)

    dan ternyata udah ada The Goonies di Indosiar dulu.. sial.. aku baru nonton 2 bulan yang lalu..

  5. 5 Arm July 25, 2009 at 11:15

    @ kucingkeren :
    ga gaptek nintendo, berarti tau banyak tentang nintendo dong :-o
    say hi juga deh ;)
    ___

    @ potato :
    hehe.. mirip Macaulay Culkin di Home Alone yg pertama kok ^^
    sotoy, ga berperan2 amat larr [-x :P
    film-nya masih ada kok, 700 Mb :cool:
    ___

    @ geulist133 :
    sekarang harta karunnya koleksi komik :P
    haha.. itu game PC ya? lha yg di atas kan game nintendo, jaman2 Mario Bros yg pertama dulu :P
    ___

    @ Idub :
    halah, gang cegur itu yg di gang belakang rumahmu itu, yang masuk dari Sidni mo ke rumahmu

    (+butong+beberapaoranglainnya.. haha)

    beberapa orang lainnya = angga ucil, widi :P

  6. 6 Sukma July 25, 2009 at 17:50

    Nitendo cuma kenal Mario Bros, itupun ga maenin sendiri tapi ngeliatin temen-temen yang lagi maen :P.

  7. 7 Ando-kun July 25, 2009 at 22:39

    Waktu smp aku tergila-gila sama novel serial Trio Detektif. sampai punya fantasi bikin markas rahasia kayak mereka dan pengen mewujudkannya (gak kesampaian hingga sekarang).
    Pernah rada iri sama lima sekawan yang dibikin film serialnya, trio detektif hingga skrg gak pernah dibikin serial film. padahal menurutku aspek cerita Trio Detektif lbh seru dari pada lima sekawan yang cenderung kekanak-kanakan (emang sih, trio detektif lbh buat konsumsi remaja drpd lima sekawan yang buat anak2).

  8. 8 phiy July 26, 2009 at 07:28

    aku ga mainin nintendo :mrgreen:
    console pertama dulu namanya Spica. eh, spika apa spika yak, lupa :mrgreen:
    abis itu ganti Super Nintendo, sesaat.
    Abis itu ganti PS1.
    Abis itu udah keburu gede dan males nge-game, jadi nge-PC aja d. hehe :mrgreen:

  9. 9 lambrtz July 26, 2009 at 11:19

    ^
    Sama :D
    Spica itu kloningannya Nintendo, jadi ya bisa dibilang Nintendo juga :)

  10. 11 Snowie July 27, 2009 at 06:08

    *baca komennya Ando-kun*

    Hooo, ternyata saudara ini juga penikmat trio detektif dan lima sekawan juga toh… :mrgreen:

    …dan saya juga kenal mereka pas waktu masih di SLTP (btw, apa kita juga seumuran ya, abis punya kesamaan cerita masa kecil sih *wonder* ). Setuju tentang trio detektif lbh menarik dari pada 5 sekawan. 5 sekawan emang agak sedikit kekanak2an bagi pembaca remaja keatas. :P (saya ngulang baca lg sekitaran SMA dan langsung kurang minat dan bertanya-tanya kenapa dulu suka kali bacanya :mrgreen: )

    Mereka itu termasuk novel detektif pertama yg saya kenal lho,— jauh sebelum kenal Holmes, dan komik detektif spt QED cs—, :mrgreen: Walau cuma sedikit sih bagian ceritanya yg msh ingat (kemampuan menyimpan memori otak sy emang payah :P ), tapi kesannya begitu dalam. :mrgreen:

    tapi ada satu serial yg paaaaling berkesan buat saya ceritanya. Sayangnya saya lupa sama sekali judulnya (sampai sekarang pun masih nyari2 buku itu lagi, penasaran apasih judulnya), tapi yg saya ingat bahwa tokohnya juga ada tiga orang, salah satunya cewek. Setting nya di sekolah asrama di daerah pinggiran kota. Salah satu tokohnya jenius komputer kl gak salah (semoga sy gak mencampurnya dengan cerita lain :P ). Dua lainnya juga punya keahlian masing2.
    Dan saya membacanya waktu masih sekolah di SLTP Juga. Sebelum trio detektif dan 5 sekawan.

    Saya pikir, setelah berkenalan dgn novel2 itulah yang membuat saya menggilai
    serial detektif sampe sekarang… u_u :oops: :P

  11. 12 Arm July 27, 2009 at 07:03

    @ Sukma :
    hehe… Mario Bros ya ^^
    sama, saya juga suka ngeliatin dulu, sambil sesekali mainin :P
    ___

    @ Ando-kun :
    ahaha.. saya kenal Lima Sekawan pertama kali waktu SD, dari tante saya :mrgreen:
    kalo Trio Detektif emang kenalnya pas SMP ^^
    emang beda segmen pembaca sih, wajar kok kalo berasa lebih kekanak-kanakan ;)
    tapi saya baca Lima Sekawan pas SMP juga asik2 aja sih :D
    ___

    @ phiy :
    Spica itu ya nintendo juga (baca komen lambrtz) :mrgreen:

    Abis itu udah keburu gede dan males nge-game

    dalam diri kita terdapat sisi kekanakan, karena itu kami ciptakan permainan dalam ponsel anda
    *iklan sebuah telepon seluler yg ada game cacing-nya sekitar 8 tahunan yg lalu* :cool: :lol:
    ___

    @ lambrtz : :mrgreen:
    ___

    @ Snowie :
    wah wah… sekalian deh nostalgila bacaan masa lalu :mrgreen:
    bacaan jaman SD :
    Lima Sekawan, Kho Ping Hoo (yg diinget cuma Pendekar Kelana, Pendekar Super Sakti, ama Gelang Kemala), Wiro Sableng

    bacaan jaman SMP :
    STOP-nya Stefan Wolf, Lima Sekawan versi Enid Blyton dan Claude Voiller, Trio Detektif, novel2 Agatha Crhistie

    bacaan jaman SMA :
    Sherlock Holmes, Animorphs :mrgreen:

  12. 13 itikkecil July 27, 2009 at 15:38

    *baca komen snowie*
    dari sd saya sudah suka sama buku-buku enid blyton, termasuk seri petualangan dan pasukan mau tahu… sayangnya buku tersebut tidak diterbitkan ulang…
    beberapa waktu yang lalu saya dapat buku bekas trio detektif
    *mengingat buku saya pas sd sudah lenyap entah kemana*
    walaupun sudah sekian tahun, buku trio detektif memang tidak pernah membosankan untuk dibaca ulang…

  13. 14 Snowie July 27, 2009 at 16:15

    :: Arm

    Whoa.Sama. Setidaknya beberapa bacaan. :mrgreen:

    Ya,saya juga baca STOP dan Animorphs (yang ini cuma beberap serial, keren banget saat mereka berubah bentuk jadi binatang :mrgreen: )

    Kalo Holmes Agatha jangan tanya deh :P (ini bacaan sampe sekarang. Masih ada beberapa seri buku Holmes yang belum baca)

    BTW, Koo ping hoo bukan tipe bacaan saya kayaknya :P

    wah wah… sekalian deh nostalgila bacaan masa lalu :mrgreen:

    habis… saya gak maen game sih waktu kecil :P

    _________

    :: itikkecil

    dari sd saya sudah suka sama buku-buku enid blyton, termasuk seri petualangan dan pasukan mau tahu… sayangnya buku tersebut tidak diterbitkan ulang…

    *nyengir* saya juga baca pasukan mau tahu, btw, cuma itu buku enit bilton yang saya baca :mrgreen:

    hampir semua buku serial detektive pernah baca.Ngikut aja kayaknya. udah bawaannya berjodoh sama serial detektive. banyak diantaranya gak sengaja :P

    etapi…, saya dapet lho buku enit bilton. Saya cari di gramedia di Padang ada lho…waktu saya kuliah dulu. Dan mungkin masih juga ada sampe sekarang *kedip-kedip* :P

    ngomong-ngomong, vocab yang paling sering saya pake adalah untuk bilangin Saya juga or sama :lol: :lol:

    Secara, kalo gak diingetin saya lupa pernah baca buku tsb :P
    *payah* :mrgreen:

  14. 15 Ando-kun July 27, 2009 at 17:58

    Nostalgila saya bersama buku-buku masa lalu:
    SD:
    1. Tintin. Wuih, tergila-gila sama si Topan Badai Kapten Haddock (dapat kiriman dari sepupu yg tinggal di Jakarta)
    2. Lima Sekawan dan teman2 Enid Blytonenya. Tapi pas SMP udah nggak tertarik lg.
    3. Mulai baca Kho Ping Hoo dan gara2 KPH tertarik baca literatur klasik Anchient Chinese Story seperti Sam Kok (Romance of 3 Kingdom) dan 108 Pendekar Liangsan (Water Margin). Buku karya KPH pertama yang kubaca: Darah Pendekar dan Pendekar Lembah Naga.(kelas 6 SD)

    NB. Mulai tau kalau KPH bikin cerita dgn data sejarah ngaco. Tp tetap aja dinikmati, namanya jg cerita fiksi.

    SMP:
    1. Trio Detektif, terutama buku2 awal dgn Alfred Hitchotck. Hingga sekarang masih belum membosankan.
    2. Mushashi dan cerita2 Samurai Jepun. Mulai tertarik baca literatur sejarah Jepang, terutama jaman Sengoku Jidai-nya Trio Nobunaga, Hideyoshi, dan Tokugawa.
    3. Baca Hardy Boys dan Nancy Drew, tp koq membosankan yah?
    4. Agatha Christie, lebih tertarik dgn kasus Poirot drpd Miss Marple yg menurutku lelet banget.
    5. Mulai baca novel silat karangan Jin Yong (JY alias Chin Yung) gara2 kecanduan film Return of the Condor Heroes-nya Andy Lau, :lol:

    NB. Baru sadar kalau tema, plot dan gaya cerita JY jauh lbh berat dibanding KPH. Tentu saja plus data sejarah yg lbh akurat.

    SMA:
    1. Novel silat karya Gu Long (GL alias Khu Lung). Sama2 cersil seperti karya JY, tp dgn pendekatan berbeda. Penuh intrik spionase dan misteri detektif dibandingkan karya JY yg berisi roman sejarah, intrik politik, agama, dan nasionalisme. Isi novel GL penuh teka-teki dan bikin mumet. Tapi koq jadi penasaran dan pengen baca lagi. sayangnya koleksi ditempat penyewaan sedikit.

    NB. PT Timah di Belitung sudah bangkrut dan tutup. Banyak koleksi perpustakaan dan taman bacaan hilang lenyap. buku baru jg sudah tak ada yang datang. Akhirnya hobi baca hanya bisa terlampiaskan ketika melanjutkan sekolah ke Bandung, apalagi ketemu taman bacaan di jalan SABANG. Wah, surga dunia…….

  15. 16 Snowie July 27, 2009 at 21:33

    ^

    NB. Mulai tau kalau KPH bikin cerita dgn data sejarah ngaco [...] Baru sadar kalo tema, plot dan gaya cerita JY jauh lebih berat dibanding KPH, tentu saja plus data sejarah yg lbh akurat

    Ya iyalah. Secara gitu loh, KPH itu kan cuma turunan cina yg dari lahir udah tinggal di Indonesia. Menurut info yg sy dapat, KPH membangun ceritanya berdasarkan cerita sejarah dan filsafat cina yg dibacanya tanpa pernah terlibat lgsg dgn budaya asli cina digabung oleh keahliannya membuat cerita yg menarik sesuai minat pembaca. :mrgreen:

    Sementara JY emang orang cina asli dgn karya original yg diterjemahin ke bhs. Indon. Wajarlah lebih berbobot.

    Jadi ingat Gone with the Wind. Ternyata setting waktu, masalah politiknya sesuai dgn sejarah. Termasuk istilah “konfederasi” yg disebut-sebut dlm bk tsb.
    Taunya juga gak sengaja. Waktu baca sejarah kota Atlanta di buku. :P

    Jujur, baru itu saya tau kl ternyata novel yg baca punya kesamaan dgn sejarah. Mushashi, dan karya2 Tom Clancy dan beberapa yg lain, saya baca tanpa berfikir apakah buku tersebut mengambil sebagian fakta dalam pemembangunan ceritanya… Atau tidak. :P
    Yang penting ceritanya menarik.

    FYI, saya dulu gak begitu tertarik baca novel (sebenernya bc Gone wt d Wind itu awalnya jg kepaksa :P ), kecuali yg detektive tentu saja :mrgreen:

    Btw, belakangan sedang tertarik dgn Haiku karya Miyazawa Kenji yg berjudul “Ame ni mo makezu” dan Ichiaku no Suna-nya Ishikawa Takuboku. Dan berniat tanya2 sama Arm soal Genji monogatari karya Murasaki Shikibu. (Arm, dimana dapat buku itu? Adakah di toko buku semacam Gramedia? )

    PS.
    Arm, maap. topik diskusi jadi melenceng dari tulisan. Gak keberatan kan… :mrgreen:

    *nyalahin Ando* :twisted:

  16. 17 Arm July 28, 2009 at 06:57

    @ itikkecil :
    buku karya Enid Blyton yg diterbitkan ulang itu kalo ga salah yang seri Mallory Towers dan Si Badung, pernah liat di toko buku ^^
    ___

    @ Ando-kun :

    1. Tintin. …

    hoo.. kalo komik sih,
    mulai SD baca Doraemon, Dragon Ball, Kenji, Candy Candy :lol: , Astro Boy, Super Saint Phoenix (Super Bikkuri Man), Tapak Sakti, dan beberapa seri Paman Gober :D
    SMP bacanya Detektif Conan, Dragon Pigmario
    SMA bacanya Ragnarok (manhwa Korea ga jelas yg lebih populer game online-nya itu), Hoshin Engi (baru nyadar kalo itu tentang runtuhnya Dinasti Shang), Legenda Putra Langit (sama juga tentang runtuhnya Dinasti Shang), Samurai X :mrgreen:
    ___

    @ Snowie :

    BTW, Koo ping hoo bukan tipe bacaan saya kayaknya :P

    itu sebenernya bacaan om saya dulu, saya cuma nunut baca saja :mrgreen:

    Dan berniat tanya2 sama Arm soal Genji monogatari karya Murasaki Shikibu. (Arm, dimana dapat buku itu? Adakah di toko buku semacam Gramedia? )

    saya juga belum baca itu kok, cuma mengambil falsafah Hikaru Genjiryuu-nya aja :cool:
    saya pernah liat di toko Periplus di salah satu mol di kota saya, versi inggris dengan harga 100rb (kalo ga salah inget sekitar segitu). bukunya ternyata tipis, setebal komik biasa (atau itu hanya versi singkatnya ya? :?) :P

    Arm, maap. topik diskusi jadi melenceng dari tulisan. Gak keberatan kan… :mrgreen:

    gapapa kok :cool:

    *nyalahin Ando* :twisted:

    jadi inget postingan tentang wanita penghancur negara yg berujung jadi membahas keruntuhan Dinasti Ming :lol: :mrgreen:
    btw,

    ngomong-ngomong, vocab yang paling sering saya pake adalah untuk bilangin secara :lol: :lol:

    fixed :twisted:
    jujur saya rada geli2 sendiri kalo liat/denger orang ngomong “secara” untuk konteks “ga-u-l”, secara itu bukan pemakaian yg sebenarnya :lol:
    mengingatkan saya akan sebuah thread berjudul “sejak kapan ‘secara’ mewabah” :lol:

  17. 18 itikkecil July 28, 2009 at 09:03

    @Arm
    kalo Malory Tower sama si Badung punya saya lengkap… *pamer*

  18. 19 warm July 28, 2009 at 13:30

    saya dulu ndak punya vidgim, huhuhu
    eniwei, met ultah, bos :D

  19. 20 indra1082 July 28, 2009 at 13:38

    Kurang kenal sama nintendo :grin:

  20. 21 Ando-kun July 30, 2009 at 23:06

    @Snowie and Arm
    Habiiiissss, nostalgila ku kebanyakan berhubungan sama buku dan teman2 sejenisnya. Kampung kecilku gak kena imbasan game model nintendo sih (jaman aku bocah dulu).

    Kenji Monogatari? Pernah coba baca yg versi Jepang modern. Pusing dan gak kuat baca huruf cacing. Kalimatnya penuh dgn nuansa puisi (semua hurufnya ditulis dgn huruf kana), mgkn untuk menghindari sensor jaman dulu krn isinya rada2 sensual. Bayangin aja, ada adegan Genji bermain cinta didepan orang lain.

    @Arm
    Koq jadi inget sama Tiger Wong :twisted:

    Gara2 Jin Yong, dulu aku sampai sibuk sendiri nyari riwayat hidup Jenghis Khan beserta anak keturunannya. Ternyata riwayatnya banyak yang bolong disana sini dan JY dgn pas menambal sulamnya menjadi cerita tersendiri.
    O iya, waktu aku baca Romance of the Book and Sword, aku benar2 terpana dengan gaya JY memasukkan unsur sejarah pertikaian suku Uyghur dengan dinasti Qing hingga melibatkan rebutan Al Qur’an yang jadi pusaka suku Uyghur sebagai lambang perjuangan mereka melawan penjajah. dan lagi2 bikin aku nyari2 data sejarah detail tentang suku Uyghur dan kaisar Qianlong (dan aku mendapatkan beberapa tulisan sejarah ttg rumor sang kaisar Manchu sebenarnya orang Han).

    uppssss…… lagi2 OOT….
    *nyalahin diri sendiri*

  21. 22 Ando-kun July 30, 2009 at 23:20

    @Arm
    Tambahan:
    AKu beberapa kali pernah baca Kho Ping Hoo yg ternyata punya plot mirip (bisa dibilang nyontek) dgn novel Jin Yong (terutama Condor Trilogy).

    serial Pulau Es vs Trilogi Condor Heroes:
    - Suma Han buntung kakinya dan jadi sakti setelah itu, Yo Ko/Yang Guo buntung lengannya dan jadi sakti dgn lengan kutungnya.
    - Cerita Gak Bunbeng anak orang jahat jadi pendekar sejati mirip dgn Yang Guo yang anak si jahat Yang Kang jadi ksatria.
    - Anak Gak Bunbeng kawin dgn muridnya mengulang tema Yang Guo kawin dengan Gadis naga kecil yg notabene gurunya juga.

    Pedang Asmara vs Pendekar Pemanah Rajawali:
    Yang ini benar2 mirip dari segi plot, setting hingga karakterisasi tokoh. Ada Jenghis Khan, ada 5 datuk sakti, jagoannya dogol seperti Kwee Ceng/Guo Jing, tokoh ceweknya pinter seperti Huang Rong, hingga perjuangan melawan mongol. Asli jiplak abis.

    *semakin OOT, semakin seru* :evil:

  22. 23 Arm August 2, 2009 at 12:31

    @ itikkecil :
    hoo.. saya baca di perpustakaan keliling di rumah nenek saya dulu :P
    ___

    @ warm :
    lha, saya juga mainnya di rumah nenek kok ^^
    trims ucapannya :)
    ___

    @ indra1082 :
    kenalnya PS ya? :mrgreen:
    ___

    @ Ando-kun :
    ….. *terpana dengan bahasan Kho Ping Hoo dan Jin Yong* ^:)^

    Koq jadi inget sama Tiger Wong :twisted:

    saya ga baca Tiger Wong sih, bacanya Tapak Sakti :P

  23. 24 your cousin August 3, 2009 at 15:01

    Tapi karena memang saya tertarik dengan game tersebut, tentu saja saya tetep pengen memainkannya. Biasanya saya akalin dengan bangun paling pagi sebelum sepupu-sepupu saya bangun dan memainkan game tersebut sepuasnya sendirian :mrgreen:=====>>>>>> hwaaa ini dia sainganku main nintendo jaman masih ingusan, yang biasanya bangun subuh2 demi memainkan nintendo sepuasnya, jadi kangen kumpul2 lagi nih… ayo kita lestarikan lagi budaya maen kartuuuu di tempat mbah uti

  24. 25 Felicia August 4, 2009 at 15:45

    @Arm: rasa2nya buku2 Enid Blyton macam Lima Sekawan juga diterbitkan ulang sama gramedia deh…
    kalo aku kadang2 (maksudnya sih baru sekali dua kali aja :p) ke toko buku bekas buat nyariin buku2 Enid Blyton, Astrid Lindgren, dll…walopun kekanak2an, entah kenapa seneng aja bacanya…hehe…

  25. 26 joe May 27, 2010 at 00:48

    gara2 nonton edisi pertama Pirates-of-the-Caribbean (2003), gw jadi keinget waktu SD pernah nonton film yg ada bajak laut buruk rupa pake kaos superman. tapi gw nyoba inget2 judulnya gak ada clue sama sekali, bahkan temen SD gw yg dulu ikut nonbar juga lupa. waktu itu gw nonbar dengan temen2 kompleks di rumah salah satu temen. bisa ditebak, habis nonton langsung demam permainan harta karun sampai berbulan-bulan.
    setelah 7 tahun berlalu (sejak nonton Pirates-of-the-Caribbean), kemarin googling “ugly pirate wearing superman shirt” salah satu hasilnya nge-link ke http://tvtropes.org/pmwiki/pmwiki.php/Main/TheGoonies. akhirnya ketemu juga judulnya, The Goonies. berhubung udah tau judulnya, langsung cari trailernya di youtube. (dan) berhubung udah liat trailernya jadi pengen nonton lagi.
    pertanyaan saya, yg di komputer ente itu hasil donlot? kalo iya, unduh dmn? minta link-nya dong, biar penantian 7 tahun ini gak sia2. :)
    sebelumnya saya ucapkan terima kasih, u’ll never walk alone dah pokognya!

    • 27 Arm Kai May 31, 2010 at 09:31

      iya, hasil donlot, di idws ada kok ;)

      coba aja cari sekarang, semoga masih ada :D
      sori ga bisa kasi link, idws di tempat saya onlen sekarang diblokir soalnya :P

      ynwa juga bro ;)
      nil satis nisi optimum juga :P


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Blog Stats

  • 70,663 hits

Almanac

July 2009
S M T W T F S
« Jun   Aug »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

sebaran pengunjung


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: